Contoh Soal TIU Silogisme & Pembahasan
Contoh soal TIU silogisme dengan pembahasan lengkap, rumus modus ponens, tollens, dan silogisme, serta cara menghindari kesimpulan yang salah.
Soal TIU silogisme menguji kemampuan menarik kesimpulan yang sah dari dua premis. Kuncinya: kesimpulan harus benar-benar mengikuti premis, bukan sekadar terdengar logis. Ada tiga pola yang paling sering muncul—modus ponens, modus tollens, dan silogisme—dan ketiganya bisa dikenali dengan cepat. Berikut contoh soal dan pembahasannya.
Tiga Pola Utama Silogisme
1. Modus Ponens
Premis 1: Jika P, maka Q. Premis 2: P benar. Kesimpulan: Q benar.
2. Modus Tollens
Premis 1: Jika P, maka Q. Premis 2: Q tidak benar. Kesimpulan: P tidak benar.
3. Silogisme (Rantai)
Premis 1: Jika P, maka Q. Premis 2: Jika Q, maka R. Kesimpulan: Jika P, maka R.
Contoh Soal dan Pembahasan
Soal 1 — Modus Ponens
Jika seorang pegawai disiplin, maka ia menyelesaikan pekerjaan tepat waktu. Rina adalah pegawai yang disiplin. Kesimpulan yang tepat adalah…
A. Rina menyelesaikan pekerjaan tepat waktu B. Rina tidak menyelesaikan pekerjaan C. Rina mungkin terlambat D. Rina bukan pegawai disiplin E. Tidak dapat disimpulkan
Jawaban: A. Ini modus ponens. Karena premis kedua memenuhi anteseden (Rina disiplin), maka konsekuensinya pasti berlaku.
Soal 2 — Modus Tollens
Jika lampu lalu lintas merah, maka kendaraan berhenti. Saat ini kendaraan tidak berhenti di persimpangan. Kesimpulan yang tepat adalah…
A. Lampu lalu lintas merah B. Lampu lalu lintas tidak merah C. Kendaraan melanggar aturan D. Lampu lalu lintas rusak E. Tidak dapat disimpulkan
Jawaban: B. Ini modus tollens. Karena konsekuensi ("kendaraan berhenti") tidak terjadi, maka anteseden ("lampu merah") tidak berlaku.
Soal 3 — Silogisme
Semua ASN wajib menaati kode etik. Semua yang menaati kode etik menjaga integritas. Jadi…
A. Sebagian ASN tidak menjaga integritas B. Semua ASN menjaga integritas C. Semua yang menjaga integritas adalah ASN D. Tidak ada yang dapat disimpulkan E. Hanya sebagian ASN menjaga integritas
Jawaban: B. Ini silogisme kategoris. Karena semua ASN menaati kode etik dan semua yang menaati kode etik menjaga integritas, maka semua ASN menjaga integritas.
Soal 4 — Analitis
Jika proposal disetujui, maka kegiatan berjalan. Kegiatan tidak berjalan. Kesimpulan yang tepat adalah…
A. Proposal disetujui B. Kegiatan dibatalkan tanpa sebab C. Proposal tidak disetujui D. Proposal direvisi E. Tidak dapat disimpulkan
Jawaban: C. Modus tollens. Karena kegiatan tidak berjalan, maka proposisi "proposal disetujui" harus gugur.
Tabel Ringkas Pola Penarikan Kesimpulan
| Pola | Premis 1 | Premis 2 | Kesimpulan |
|---|---|---|---|
| Modus ponens | Jika P maka Q | P | Q |
| Modus tollens | Jika P maka Q | bukan Q | bukan P |
| Silogisme | Jika P maka Q | Jika Q maka R | Jika P maka R |
Jebakan yang Sering Menjebak
- Menyimpulkan arah terbalik: "Semua A adalah B" tidak berarti "semua B adalah A".
- Menyimpulkan "sebagian" padahal premis menyebut "semua".
- Menambah informasi baru yang tidak ada di premis.
- Terbawa pengetahuan umum, padahal jawaban harus murni dari premis.
Tips Praktis
Tuliskan premis dalam bentuk simbol (P, Q, R) untuk menghindari kebingungan, lalu cocokkan dengan ketiga pola di atas. Dengan latihan rutin, soal silogisme bisa diselesaikan dalam 30–40 detik—waktu yang sangat berharga mengingat passing grade TIU mencapai 80.
FAQ
Apa itu silogisme dalam TIU? Soal yang menguji kemampuan menarik kesimpulan dari dua pernyataan (premis) yang diberikan, tanpa menambahkan informasi luar.
Apa perbedaan modus ponens dan modus tollens? Modus ponens menyimpulkan konsekuensi dari anteseden yang benar; modus tollens menyimpulkan negasi anteseden dari konsekuensi yang salah.
Bolehkah memakai pengetahuan umum saat menjawab silogisme? Tidak. Jawaban harus murni mengikuti premis, meskipun kesimpulannya terdengar tidak sesuai kenyataan.
Berapa passing grade TIU? TIU memiliki passing grade 80 dari skor maksimum 175, dengan 35 soal yang harus dikerjakan.
Siap mengukur kesiapan SKD-mu?
Latihan 110 soal berformat CAT dengan timer 100 menit, skor per subtes, dan pembahasan instan.
Artikel terkait
- Panduan
Cara Menghitung Skor & Passing Grade SKD CPNS
Cara menghitung skor SKD CPNS per subtes: rumus TWK/TIU benar x5, TKP berbobot 1-5, dan cek status lolos passing grade TWK 65, TIU 80, TKP 166.
- TIU
Contoh Soal TIU Analogi & Pembahasan (Beserta Pola)
Contoh soal TIU analogi dan cara menemukan pola hubungan kata. Dilengkapi strategi cepat agar tidak terjebak pilihan pengecoh.
- TIU
Contoh Soal TIU Deret Angka & Pembahasan
Contoh soal TIU deret angka dengan pembahasan pola bertingkat, dua larik, dan operasi bergantian. Plus trik menemukan pola lebih cepat.